Churros hangat bertabur gula kayu manis disajikan dengan cokelat panas kental

Mengenal Churros: Camilan Spanyol yang Akrab di Meja Latin

Churros adalah adonan goreng berbentuk batang bergerigi dengan taburan gula, biasa dicelup ke cokelat panas atau saus karamel. Camilan ini populer di Spanyol, Amerika Latin, dan kini banyak dijual di kota-kota Indonesia. Kalau kamu pernah melihatnya di menu restoran Latin dan penasaran apa bedanya dengan gorengan manis biasa, penjelasan berikut membahas bentuk, asal, dan cara menikmatinya.

Apa Itu Churros dan Kenapa Bentuknya Bergaris

Churros dibuat dari adonan choux, yaitu campuran air, tepung terigu, mentega, dan sedikit garam yang dimasak dulu di panci sebelum digoreng. Adonan yang sudah mengental dimasukkan ke kantong semprot bermata bintang, lalu ditekan langsung ke minyak panas. Bentuk bintang itu punya fungsi: alur di permukaan membuat adonan punya lebih banyak sisi yang bersentuhan dengan minyak sehingga bagian luar cepat kecokelatan sementara bagian dalam tetap lembap.

Setelah diangkat, churros ditaburi gula pasir, kadang dicampur sedikit kayu manis bubuk. Rasanya gurih dari mentega, manis dari taburan gula, dengan tekstur luar yang renyah dan bagian tengah yang agak kosong seperti rongga udara. Rongga itu terbentuk karena air dalam adonan menguap saat digoreng.

Asal Churros dan Jejaknya di Meja Latin

Churros berasal dari Spanyol dan Portugal, lalu dibawa ke Amerika Latin lewat jalur perdagangan dan migrasi. Di Meksiko, churros dijual di kedai pinggir jalan, biasanya disajikan bersama cokelat panas kental yang disebut champurrado atau cokelat larut biasa. Di Argentina dan Uruguay, churros sering diisi dulce de leche, selai susu karamel yang legit. Sementara di Spanyol, camilan ini lebih sering dimakan saat sarapan atau sebagai teman minum cokelat panas pada sore hari.

Perbedaan isian dan saus pendamping itulah yang membuat churros terasa berbeda di tiap negara, meski adonan dasarnya sama. Kalau kamu menyusuri toko atau restoran Latin di sekitar tempat tinggal, peluang menemukan churros cukup besar, terutama di gerai yang menjual camilan manis pendamping kopi.

Perbedaan Churros Spanyol dan Churros Meksiko

Churros versi Spanyol umumnya polos, tanpa isian, dengan diameter lebih tipis dan panjang. Taburan gulanya tipis, dan saus cokelat disajikan terpisah dalam cangkir kecil untuk dicelup. Versi Meksiko cenderung lebih tebal, kadang diberi isian selai atau krim, dan ditaburi gula kayu manis yang lebih banyak.

Di Indonesia, churros yang dijual di mal atau kedai kopi biasanya mengikuti gaya Meksiko karena tampilannya lebih menarik untuk difoto dan isiannya terasa lebih memuaskan. Keduanya tetap enak dengan cara masing-masing.

Bahan dan Peralatan untuk Membuat Churros di Rumah

Membuat churros tidak butuh peralatan khusus selain kantong semprot dengan mata bintang. Kalau tidak punya, kamu bisa memakai plastik segitiga yang ujungnya dipotong, meski bentuknya jadi kurang rapi. Bahan utamanya pun sederhana:

  • Air dan mentega, dipanaskan sampai mendidih sebelum tepung dimasukkan.
  • Tepung terigu serbaguna, diayak agar tidak bergerindil.
  • Garam secubit untuk menyeimbangkan rasa manis.
  • Satu butir telur, ditambahkan setelah adonan agak dingin.
  • Minyak goreng yang cukup banyak, karena churros butuh teknik deep frying.
  • Gula pasir dan kayu manis bubuk untuk taburan.

Kalau kamu baru mulai belajar masakan Latin, sebaiknya belanja bahan di toko yang menyediakan tepung dan mentega dalam kemasan kecil supaya tidak ada sisa menumpuk. Informasi soal memilih bahan bisa kamu baca di panduan belanja bahan masakan Latin untuk pemula.

Cara Menggoreng agar Renyah dan Tidak Berminyak

Kunci churros yang enak ada pada suhu minyak. Kalau minyak terlalu dingin, adonan menyerap banyak minyak dan hasilnya lembek. Kalau terlalu panas, bagian luar cepat gosong sementara bagian dalam masih mentah. Suhu yang aman sekitar 175 sampai 180 derajat Celsius. Kalau tidak punya termometer dapur, coba masukkan sedikit adonan. Kalau langsung mengembang dan mengapung dengan gelembung kecil, minyak sudah siap.

Goreng beberapa batang sekaligus, jangan terlalu penuh agar suhu minyak tidak turun. Setelah keemasan, angkat dan tiriskan di rak kawat, bukan di tisu, supaya uap air bisa keluar dan bagian bawah tidak berembun.

Saus Pendamping yang Paling Cocok

Cokelat panas kental adalah pasangan klasik yang paling sering dijumpai. Ada beberapa pilihan lain yang juga enak:

  1. Cokelat hitam leleh dengan sedikit krim, untuk rasa pahit-manis yang seimbang.
  2. Dulce de leche, saus karamel susu khas Amerika Selatan.
  3. Karamel asin, cocok untuk yang tidak suka rasa terlalu manis.
  4. Selai stroberi atau frambos, memberi rasa asam segar.

Kalau kamu lebih suka camilan yang gurih, churros juga bisa dinikmati bersama secangkir kopi tanpa tambahan saus. Suasana ngopi sore akan terasa lebih lengkap jika ada beberapa camilan lain di meja, seperti yang dibahas dalam daftar camilan Latin untuk teman ngopi sore.

Tips Menyajikan Churros untuk Tamu

Churros paling enak dimakan saat masih hangat, sekitar sepuluh menit setelah diangkat dari minyak. Kalau harus disiapkan untuk tamu, goreng setengah matang lalu tiriskan. Sebelum disajikan, goreng ulang sebentar untuk mengembalikan kerenyahannya. Menaruhnya di wadah tertutup saat masih hangat justru membuat uap terperangkap dan teksturnya melembek.

Untuk pesta kecil di rumah, sajikan churros dalam keranjang beralas kertas roti bersama dua atau tiga saus dalam mangkuk kecil. Cara ini membuat tamu bebas memilih tanpa perlu banyak piring. Kalau ada sisa adonan, simpan di kulkas dalam kantong semprot dan goreng keesokan harinya.

Menikmati Churros di Restoran Latin

Saat memesan churros di restoran, perhatikan ukurannya. Churros yang terlalu tebal biasanya kurang matang di tengah, sementara yang terlalu tipis cepat keras. Tekstur ideal adalah renyah di luar, empuk dan sedikit berongga di dalam. Kalau saus cokelatnya disajikan dingin, minta versi hangat karena cokelat dingin cenderung menggumpal saat dicelup.

Beberapa restoran Latin menyajikan churros sebagai menu penutup set menu, jadi porsinya kecil. Kalau kamu datang bersama teman, memesan satu porsi besar untuk dibagi biasanya lebih hemat. Untuk inspirasi camilan lain yang cocok dimakan bersama, lihat juga 7 camilan Latin untuk teman makan malam.

Ringkasan

Churros adalah camilan Spanyol berbentuk batang bergerigi dari adonan choux yang digoreng, lalu ditaburi gula. Versi Spanyol biasanya polos dengan cokelat panas, sedangkan versi Meksiko sering diberi isian dan taburan kayu manis. Kunci membuatnya di rumah ada pada suhu minyak dan penyajian selagi hangat. Churros bisa jadi pilihan camilan manis yang mudah disiapkan untuk teman atau keluarga.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah churros sama dengan donat?

Tidak. Donat dibuat dari adonan ragi yang difermentasi, sedangkan churros dari adonan choux yang dimasak di panci sebelum digoreng. Tekstur churros lebih padat dengan rongga udara di tengah, sementara donat lebih empuk dan berpori.

Bisakah churros dibuat tanpa telur?

Bisa. Telur berfungsi memberi kelembapan dan mengikat adonan. Tanpa telur, adonan bisa lebih kaku dan hasilnya agak keras, jadi tambahkan sedikit air atau mentega leleh agar konsistensinya tetap pas.

Berapa lama churros bertahan setelah digoreng?

Sebaiknya dimakan dalam satu jam setelah digoreng. Kalau disimpan di wadah kedap udara, churros bertahan beberapa jam, tetapi teksturnya akan melembek. Menghanguskannya kembali di oven atau penggorengan udara bisa membantu mengembalikan kerenyahan.

Redaksi