Segelas horchata dingin dengan kayu manis dan es batu di meja kayu

Cara Membuat Horchata: 3 Versi yang Bisa Dicoba

Horchata adalah minuman dingin berbahan dasar beras yang populer di Spanyol dan negara-negara Amerika Latin. Cara membuat horchata sebenarnya tidak rumit: rendam beras, blender dengan air, saring, lalu maniskan. Hasil akhirnya ditentukan oleh bahan tambahan dan cara menyaringnya.

Tiga Versi Horchata dan Perbedaannya

Versi paling tua berasal dari Valencia, Spanyol, dan memakai kacang tanah serta biji tigernut. Versi yang lebih dikenal di Meksiko dan Amerika Tengah memakai beras, kayu manis, dan susu. Ada juga versi tanpa kacang sama sekali untuk yang punya alergi. Ketiganya sama-sama segar, tapi tekstur dan rasanya berbeda cukup jelas.

Versi Bahan utama Rasa dominan Tingkat kesulitan
Klasik Valencia Beras, tigernut, kacang tanah Manis, gurih, sedikit kacang Sedang
Ala Meksiko Beras, kayu manis, susu Manis, creamy, wangi kayu manis Mudah
Tanpa kacang Beras, oat, kayu manis Manis, lembut, sedikit rasa oat Mudah

Versi Klasik Valencia

Di Spanyol, horchata de chufa dibuat dari tigernut, umbi kecil yang rasanya manis dan sedikit seperti kelapa. Tigernut segar sulit ditemukan di Indonesia, jadi banyak orang memakai kacang tanah sangrai sebagai pengganti. Hasilnya tidak identik, tapi tetap enak.

Bahan

  • 200 gram beras putih, cuci bersih
  • 50 gram kacang tanah sangrai, buang kulitnya
  • 1 liter air matang
  • 80 gram gula pasir, sesuaikan selera
  • Sejumput garam

Cara membuat

  1. Rendam beras dan kacang tanah dalam air selama 6 sampai 8 jam. Kalau bisa, diamkan semalam di kulkas.
  2. Buang air rendaman, lalu blender beras dan kacang dengan 1 liter air baru sampai benar-benar halus. Blender sekitar 3 menit supaya ampasnya tidak kasar.
  3. Saring memakai kain saring atau kantong kelapa. Peras ampasnya sampai air benar-benar habis.
  4. Tambahkan gula dan garam, aduk sampai larut. Kalau suka lebih kental, kurangi air.
  5. Dinginkan di kulkas minimal 2 jam sebelum disajikan.

Versi ini paling cocok diminum tanpa es karena rasanya sudah cukup pekat. Kalau ingin lebih ringan, tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk.

Versi ala Meksiko

Ini versi yang paling sering ditemui di restoran Meksiko. Selain beras, campurannya memakai susu dan kayu manis, jadi hasilnya lebih creamy. Proses rendamannya tetap perlu supaya beras mudah hancur saat diblender.

Bahan

  • 200 gram beras putih
  • 1 liter air matang
  • 250 ml susu cair, bisa susu sapi atau susu nabati
  • 1 batang kayu manis, sekitar 5 cm
  • 1 sdt ekstrak vanila
  • 100 gram susu kental manis atau gula pasir

Cara membuat

  1. Rendam beras bersama kayu manis dalam air selama minimal 6 jam. Kayu manis ikut direndam supaya aromanya keluar.
  2. Blender beras, kayu manis, dan air rendaman sampai halus.
  3. Saring dengan kain saring. Tekan ampasnya agar sari beras keluar maksimal.
  4. Tuang susu, susu kental manis, dan vanila. Aduk rata, lalu cicipi.
  5. Simpan di kulkas minimal 3 jam. Sajikan dengan es batu.

Kalau kamu pernah mencoba horchata di restoran dan rasanya terlalu manis, kurangi susu kental manis dan ganti sebagian dengan gula pasir. Rasanya jadi lebih seimbang.

Versi Tanpa Kacang untuk Alergi

Bagi yang alergi kacang, versi ini aman. Bahannya hanya beras, oat, dan kayu manis. Oat memberi tekstur lembut tanpa perlu susu. Pilih oat yang tidak mengandung gluten tambahan kalau kamu sensitif terhadap gluten.

Bahan

  • 150 gram beras putih
  • 50 gram oat instan
  • 1,2 liter air matang
  • 1 batang kayu manis
  • 80 gram gula pasir atau madu
  • Sejumput garam

Cara membuat

  1. Rendam beras dan oat selama 4 jam. Oat tidak perlu direndam terlalu lama karena teksturnya sudah lembut.
  2. Blender semua bahan kecuali gula selama 2 sampai 3 menit.
  3. Saring dengan kain saring. Kalau ingin lebih kental, saring dua kali dengan kain yang sama.
  4. Tambahkan gula dan garam, aduk rata. Dinginkan sebelum disajikan.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Horchata yang encer biasanya karena airnya terlalu banyak atau proses penyaringan kurang rapat. Gunakan kain saring, bukan saringan kawat biasa, supaya ampas halus tidak lolos.

Masalah lain adalah beras yang belum cukup lunak. Kalau diblender sebelum rendaman cukup, ampasnya masih kasar dan rasa tepungnya mendominasi. Rendaman semalam memberi hasil paling konsisten.

Kayu manis yang dipakai sebagai batang lebih baik daripada bubuk. Bubuk kayu manis cenderung mengendap di dasar gelas dan membuat minuman terasa seperti pasir di bagian bawah.

Penyajian dan Penyimpanan

Horchata paling nikmat diminum dingin, sekitar 4 sampai 6 derajat Celsius. Simpan dalam wadah tertutup di kulkas dan habiskan dalam 2 sampai 3 hari. Setelah itu, endapan beras mulai mengental dan rasanya berubah.

Sebelum disajikan, aduk dulu karena endapan beras wajar terjadi. Kalau ingin variasi, tambahkan sedikit jahe parut saat merendam untuk rasa yang lebih hangat.

Untuk makanan pendamping, horchata cocok dengan hidangan pedas seperti tacos, tamales, atau ayam panggang bumbu cabai. Minuman ini membantu menetralkan rasa pedas di mulut.

Ringkasan

Tiga versi horchata di atas bisa disesuaikan dengan bahan yang ada di dapur. Versi klasik Valencia memakai kacang, versi Meksiko lebih creamy dengan susu, dan versi tanpa kacang memanfaatkan oat. Kunci utamanya adalah rendaman yang cukup dan penyaringan yang rapat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama horchata bisa disimpan?

Simpan di kulkas dalam wadah tertutup dan habiskan dalam 2 sampai 3 hari. Setelah itu, endapan beras mengental dan rasanya mulai asam.

Bolehkah memakai beras merah atau beras ketan?

Beras merah bisa dipakai, tapi hasilnya lebih kasar dan warnanya lebih gelap. Beras ketan membuat tekstur lebih lengket dan kental. Beras putih tetap pilihan paling netral.

Apakah horchata harus diminum dingin?

Iya, horchata disajikan dingin. Kalau diminum hangat, rasa tepung dari beras lebih terasa dan teksturnya kurang nyaman.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *